Apa itu Corona?
Virus corona sejak dua
pekan terakhir sudah menjadi topik hangat. Virus ini merenggut nyawa banyak
orang dalam waktu dua pekan. Diketahui virus corona ini muncul pertama kali di
pasar hewan dan makanan laut di Kota Wuhan. Di pasar tersebut menjual
hewan-hewan liar seperti ular dan kelelawar. Di duga virus ini berasal dari
salah satu hewan tersebut sehingga menyebar dari hewan ke manusia, kemudian
dari manusia ke manusia.
Gejala-gejala virus corona terungkap diantaranya flu nyaris seperti flu biasa. Penderita mengalami demam, batuk-batuk, sakit kepala, nyeri otot, lemas dan nyeri tenggorokan. Adapun infeksi paling berat bisa mengalami sesak nafas.
Menurut para ahli inkubasi corona bisa mencapai waktu 14 hari. Inkubasi merupakan tertular/tepapar virus hingga menunjukan gejala-gejala awal muncul. Dalam hal itu virus corona masih bisa menular ke orang lain jika terjadi kontak sehingga cukup sulit dideteksi.
Berikut ini istilah medis yang harus diperhatikan adalah ODP dan PDP. ODP (Orang Dalam Pemantuan) sedangkan PDP (Pasien Dalam Pengawasan). Pembagian dua istilah digunakan apabila berkontak dengan orang yang positif covid. Orang Dalam Pemantuan berstatus tidak ada gejala sakit, tetapi sudah mempunyai riwayat kontak dengan orang yang diduga positif covid maupun orang yang pernah berpergian atau daerah lain yang sudah terkena penyebaran virus corona. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan sudah mempunyai riwayat gejala seperti demam, batuk, sesak nafas dan sakit tenggorokan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menghimbau supaya masyarakat tidak memandang remeh penyakit ini dan senantiasa melakukan tindakan pencegahan. Salah satunya adalah dengan menerapkan physical distancing artinya menjaga jarak fisik sebagai cara untuk menghindari penyebaran virus corona. Penyebaran virus bisa terjadi melalui benda, batuk atau bersin. Dengan menempelnya virus corona di permukaan benda ynag sering terjamah, tentu virus tersebut bisa berpindah pada orang lain yang telah menyentuh benda tersebut.
Cara mencegah penularan virus corona yaitu wajib mencuci tangan meski tidak harus memakai hand sanitizer karena menggunakan sabun itu sudah cukup. Dengan mencuci tangan secara benar dan durasi 20 detik. Bagaimanapun masker digunakan bagi yang sakit. Jika kondisi sehat cukup di rumah saja. Hindari menyentuh wajah seperti mulut, hidung dan mata dan mata sebelum mencuci tangan.
Gejala-gejala virus corona terungkap diantaranya flu nyaris seperti flu biasa. Penderita mengalami demam, batuk-batuk, sakit kepala, nyeri otot, lemas dan nyeri tenggorokan. Adapun infeksi paling berat bisa mengalami sesak nafas.
Menurut para ahli inkubasi corona bisa mencapai waktu 14 hari. Inkubasi merupakan tertular/tepapar virus hingga menunjukan gejala-gejala awal muncul. Dalam hal itu virus corona masih bisa menular ke orang lain jika terjadi kontak sehingga cukup sulit dideteksi.
Berikut ini istilah medis yang harus diperhatikan adalah ODP dan PDP. ODP (Orang Dalam Pemantuan) sedangkan PDP (Pasien Dalam Pengawasan). Pembagian dua istilah digunakan apabila berkontak dengan orang yang positif covid. Orang Dalam Pemantuan berstatus tidak ada gejala sakit, tetapi sudah mempunyai riwayat kontak dengan orang yang diduga positif covid maupun orang yang pernah berpergian atau daerah lain yang sudah terkena penyebaran virus corona. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan sudah mempunyai riwayat gejala seperti demam, batuk, sesak nafas dan sakit tenggorokan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menghimbau supaya masyarakat tidak memandang remeh penyakit ini dan senantiasa melakukan tindakan pencegahan. Salah satunya adalah dengan menerapkan physical distancing artinya menjaga jarak fisik sebagai cara untuk menghindari penyebaran virus corona. Penyebaran virus bisa terjadi melalui benda, batuk atau bersin. Dengan menempelnya virus corona di permukaan benda ynag sering terjamah, tentu virus tersebut bisa berpindah pada orang lain yang telah menyentuh benda tersebut.
Cara mencegah penularan virus corona yaitu wajib mencuci tangan meski tidak harus memakai hand sanitizer karena menggunakan sabun itu sudah cukup. Dengan mencuci tangan secara benar dan durasi 20 detik. Bagaimanapun masker digunakan bagi yang sakit. Jika kondisi sehat cukup di rumah saja. Hindari menyentuh wajah seperti mulut, hidung dan mata dan mata sebelum mencuci tangan.
Sumber gambar: pixabay.com

Komentar
Posting Komentar